Rabu, 08 Februari 2017

Ini ceritaku, apa ceritamu? ;))



Kuliah adalah masa yang paling menyenangkan. Apalagi saat tinggal berasrama… dapat teman baru dan tentunya menikmati hidup baru diasrama dengan rangkaian peraturan-peraturan yang bikin hidup makin disiplin dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya… aku suka bermain gitar, bernyanyi dan membuat puisi. Sampai-sampai aku pernah dipuji dosenku, karena aku membuat sebuah puisi singkat dan ia membacanya. Katanya “ beruntung skali lelaki yang nanti mendapatkanmu, romantis skali puisimu ini.” Hihihihi… bukan beruntung pak dosen, aku malahan ditinggalin. Ckckck….
Saat ini aku sudah duduk di bangku kuliah semester 7, sedang menjalani masa yang menyenangnya yaitu internship selama setahun. Dimasa ini aku harus lebih tangguh, apalagi tinggal diluar asrama, kehidupan yang mulai bebas lagi, sehingga aku harus benar-benar menjaga pola hidup yang sudah tertata rapi selama 2 tahun aku tinggal diasrama.
Aku menjalani masa kuliahku dengan banyaknya tantangan, aku harus siap menghadapinya atau kalah sebelum bertanding di medan pertempuran ini. Perjuangan penuh air mata, dan kedua lutut yang terus bertelut bersama kedua tangan yang melipat lalu berdoa pada Tuhan meminta kekuatan dariNya.
Kalau aku melihat kembali kebelakang, sungguh Tuhan itu baik bahkan sangat baik, Ia segera menarik aku dari orang yang sangat aku cintai karena Tuhan tahu kalau aku tak sanggup berada dilevelnya. Tuhan menarikku dari teman-teman yang aku sayangi karena Tuhan tahu aku juga tak sanggup berada dilevel mereka. Semua ini bermula dari peristiwa tragis yang menimpa keluargaku. Kami kehilangan semuanya, tapi kami tak kehilangan Yesus.
Saat masa itu berlangsung aku memutuskan hubunganku dengan orang yang sangat aku cintai. Sangat sulit bahkan rasanya tak ingin ini terjadi, tapi aku tahu pilihanku tepat. Aku memberinya alasan-alasan bodoh yang mungkin membuat dia sangat membenciku sampai sekarang, teruntuk kamu yang pernah singgah dihati aku, aku minta maaf. Aku mutusin kamu bukan karena dia yang ada dimasa lalu, tapi karena aku harus menyelesaikan masalah yang sedang terjadi dalam keluargaku dan aku juga diikat dengan peraturan kampus untuk tidak berpacaran selama 4 tahun menjalani pendidikan. Aku sedang belajar untuk mematuhi peraturan itu, karena aku tahu peraturan itu membuat aku untuk benar-benar focus belajar. Dan sekarang pun terbukti, kalau kita belum ditakdirkan bersama. Kamu sudah bahagia dengan pilihanmu sekarang, dan aku tetap mendoakanmu. Aku masih mencintaimu sampai detik ini. Maafkan aku!
Aku bangga punya Yesus yang tidak pernah melupakanku. Yesus begitu setia berada disampingku, setiap saat, setiap waktu, setiap detik dan aku merasakannya. Saat semua orang berlalu dan melupakanku, aku tahu bahwa ini yang terbaik untuk aku, memulai kehidupan yang baru dikota yang baru dan berusaha menggapai cita-citaku.
Aku kuliah dengan berjuang terus-menerus.. Aku belajar disaat semua orang mulai terlelap dalam mimpinya, aku menyelesaikan tugas-tugas yang harus diketik pada saat temanku sudah tidur dan tak memakai notebooknya lagi. Puji Tuhan, aku tak pernah heer dan nilaiku bisa dibilang sangat memuaskan. Aku berjuang membayar uang kuliahku dari persembahan kasih dari gereja, tempat aku pelayanan setiap minggu, maupun pemberian dari para orang tua, dari anak-anak yang aku didik. Aku hanya bisa menangis dan bilang “THANK YOU GOD!”. Karena aku tahu, meminta uang kuliah dari orang tua pun percuma. Lebih baik aku berusaha sendiri. Mungkin aku pun tak diingat oleh keluargaku. Aku tak pernah mau pulang kerumah, aku jarang sekali berbicara lewat telepon dengan mereka. Mungkin ini aneh, tapi aku sedang belajar hidup tanpa mereka, kelak aku akan menjadi missionaries dan tinggal di pelosok-pelosok tanpa mereka, dan aku harus melatih diriku dari sekarang, agar terbiasa.
Tahun 2017, diawali dengan kejutan-kejutan indah yang Tuhan bri lewat mereka yang begitu mencintai dan mengasihiku. Banyaknya kado sebagai hadiah tahun baru untukku. Ahh…. Kalian membuatku menangis bahagia. Trima kasih banyak-banyak Tuhan.
Aku mulai merasa sakit, tapi aku harus kuat. Aku tak boleh lemah.. aku berharap, ketika aku check up nanti, semua baik-baik saja. AMIN!
Aku punya impian, kalau Tuhan berkehendak, selesai wisuda nanti aku bekerja menjadi guru dan disamping itu aku melanjutkan S2. Jadi kuliah S2 sambil kerja, kalau  sudah selesai pendidikan S2, aku ingin membuka perpustakaan gratis di desa-desa yang tertinggal atau pelosok-pelosok, dan membantu mereka untuk membaca dan menulis, program ini gratis bagi mereka dan tentunya, Injil Kristus akan aku britakan bagi mereka yang haus akan kebenaran, agar mereka juga diselamatkan.
Suatu saat nanti, entah kapan kalau aku sudah bertemu dengan pasangan hidupku, aku cuma berharap dia juga memiliki kerinduan yang sama. Mau berjuang bersamaku untuk mencerdaskan orang-orang yang tinggal di desa yang tertinggal. Aku tidak butuh lelaki yang tampan, kaya, dan pintar. Tapi aku mau hidup dengan lelaki yang tulus, bertanggung jawab, mencintai dan menerimaku apa adanya dan yang pasti mencintai dan mengasihi Tuhan.

Serangkai kata dariku!

Aku mencintai kamu walau raga tak pernah bertemu,
walau mata tak pernah saling menatap,
walau telinga tak pernah saling berbisik,
walau tangan tak pernah saling menyentuh bahkan menggenggam,
walau badan tak pernah saling memeluk,
walau kaki tak pernah bersama melangkah...

Tapi kita ada didunia yang sama,
melihat langit yang sama,
melihat matahari yang sama,
melihat bulan dan bintang yang sama,
bahkan kita menghirup udara yang sama...

Suatu saat nanti entah kapan itu, tapi aku percaya semesta akan mempertemukan kita!
Entah untuk menyatukan bahagia kita atau saling memperkenalkan bahagia kita masing-masing..

Aku memelukmu dalam doa, dan hati yang tak pernah berhenti untuk mencintai,
lutut, tangan dan mulut yang tak pernah berhenti berdoa untuk kamu..
Apapun yang kamu lakukan, ketahuilah bahwa aku sangat
menyayangi kamu,
mengangumi kamu dan
tetap mencintai kamu!
Bahkan aku sangat mengasihi kamu...
Cinta dan sayang adalah sebuah perasaan yang bisa berubah kapanpun itu..
Siapapun bisa bilang kalau mereka sayang dan cinta ke kamu hari ini, namun mungkin saja besok berubah seketika.
Tapi kasih adalah sebuah komitmen untuk tetap mengasihi
walaupun disakiti, dikecewakan, ditinggalkan, dikhianati dan dibohongi.

Aku mengasihi kamu karena itu adalah sebuah komitmen, yaa.. sebuah komitmen untuk tetap mencintaimu-- 0107

Senin, 05 Desember 2016

Teruntuk "KAMU" Part II



Kuburkan aku didalam hatimu
Dan sampai saat itu tiba
Kuberharap bahagia itu menghampiri kita!
Iya.. sampai saat itu tiba!!

Aku lelah berjalan sendiri diantara keramaian ini...
Aku lelah menangis ditengah derasnya hujan...
Aku menggigil kedinginan dipeluk sang angin malam...
OH! Aku lelah dengan rasaku padamu...

Suaramu tak lagi kudengar
Tawamu tak lagi menghiasi hari dan hatiku
Ah! Apa ini??
Aku bingung! Bodohkah aku sampai mempertahankan rasa yang tak terbalas??

Matikan saja rasa ini!
Agar cinta itu lenyap untukmu...
Penjarakan saja hati ini!!
Agar tak pernah datang menghampirimu lagi lewat mimpi itu...

Setahun tanpa sapa darimu
Tapi doaku terus menyapamu,
Walau hanya aku dan Sang Pencipta yang tahu...
Doaku memelukmu! Aku mencintaimu walau raga tak pernah bertemu..
Ijinkan aku berlalu...

Teruntuk "KAMU" :)



Segores luka yang masih membekas dihati...
Senyum yang menjadi perban berharga untuk luka dihati ini...
Sesekali pikiranku kembali menjelajah kamu yang pernah singgah dan membuat kenangan  bersamaku!
Kini bahagiaku telah berubah menjadi kenyataan sepi tak berujung... Kini sakit hati terus menerus meracuni batinku...
Bahagiamu membuatku sakit! Bahkan tertawa tuk menghiasi bahagiamu pun aku tak sanggup...
Semua menjadi gelap!! Seolah-olah mati. Kuberharap akan kudapat setitik terang untuk bahagiaku kelak...
Nuansa hati berkecambuk dengan seribu alasan tak jelas! Tak tahu, haruskah aku marah, bahagia, kecewa, tersenyum, bersedih, penuh harap atau mati rasa????
Satu bintang yang bersinar terang dimalam itu kini redup, entah dimana! Hilang?? Ataukah mati tanpa daya??
Aku rasa bahagiaku cukup saja kusimpan dalam-dalam...
Aku rasa rinduku dan cintaku cukup saja aku kubur dalam leretan kalbu yang menyiksaku...
Lalu aku bertanya; “Mau kukemanakan cinta yang hendak ku kubur ini?? AH! PERCUMA!! -___-“

Jumat, 27 Mei 2016

Aku Pernah Merasakannya (Untuk yang sedang merasakannya) #Karya Kak Awen Wenika:)

Berapa kali kamu dikecewakan oleh putaran waktu ? 
Sesering apa kamu mengerti betul tentang beratnya melepaskan diri ? 
Tentang perjuangan merelakan ? 
Pernah pastinya. 
Memiliki yang justru akhirnya berusaha melepaskan diri, 
berharap pada yang mengharapkan orang lain, 
memberi bahagia pada yang telah membuatmu berairmata, 
dijadikan yang terakhir oleh yang selalu kau prioritaskan bahagianya,
menjadi kuat di saat dunia menolak,
disodori segitiga yang membentukmu, dia, dan yang dicintainya..

Sakitkan ...??
Tak usah dijawab, saya pernah merasakannya..

Sudah sebanyak apa perban di hatimu yang kau sembunyikan ?
Bukankah selama ini menyimpan tak akan menghasilkan apa apa selain sakit yang berlaksa laksa ?
Lalu untuk apa masih memperjuangkan yang sedikitpun tak pernah tahu keberadaanmu ?
OMONG KOSONG...!!
Memang benar kamu harus mencoba segala sesuatunya.
Tapi bukan dengan mempertaruh hatimukan ?
Selain menerima realita, mungkin kamu perlu membuka mata..

Kadang kau harus menjauh dari arena lukamu untuk tau mana yang harus diperjuangkan, dan mana yang tidak.
Kadang kamu harus mencicipi sakitnya bertubi tubi, tapi jangan lemah, jangan buat luka itu nyaman beredar,
jangan menunda agar mereka bisa menyakitimu lebih lagi.

Suatu hari kamu akan menyadari bahwa ada orang lain yang bisa membahagiakanmu.
Tanpa harus menciptakan luka di hatimu.
Suatu hari kamu akan menertawai seluruh rangkaian air mata ini.

Tenang saja segala sesuatunya akan baik saja.
Semua itu sedang dikendalikan Tuhan.
Hari hari berat, malam - malam penuh tangis, hati yang pelan pelan meretak, waktu yang semakin keras berdetak,
pasti akan mengajrimu sesuatu.
Dan kamu akan berterimakasih pada pelajaran-pelajaran masa lalu ini..

Percayalah...!!
Karena saya pernah merasakannya..

Jumat, 06 Mei 2016

Teruntuk SAHABAT!!

Sebatas rindu yang menyelimuti sepinya hatiku!
Sahabat, berapa lama lagi kita akan bertemu, menyapa, lalu berbagi cerita.
Aku rindu kita tertawa dan menangis bersama...
Aku rindu kita bergurau dan berfoto bersama...
Aku rindu kita jalan dan makan bersama...
Hanya saja, kita sedang berjauhan melalukan hal yang lebih penting dari itu semua!
Kita sedang bekerja keras dalam belajar untuk  menggapai kesuksesan dalam hidup kita masing-masing...
Kenyataan yang harus kuterima sekarang ialah bahwa kita akan bertemu kembali disuatu waktu yang tepat.
Kamu tetap sahabat sejati yang takkan kulupakan.
Kamu tetap sahabat terbaik yang selalu ada dalam hatiku.
Tetaplah berdoa dan berharap pada Tuhan, agar Ia selalu menyertaimu dalam segala hal!
Selesaikan pertandinganmu dalam perkuliahan, begitu juga dengan aku.
Kelak, kita akan tertawa bahagia saat semua sudah terlihat lebih baik untuk hidup kita.

Sabtu, 09 April 2016

Mengertilah!

Aku sedih jika harus mengatakan ini..
Aku marah dengan diriku sendiri, dan aku benci dengan perasaanku ke kamu.
Seharusnya aku harus lebih kepada "TAHU DIRI"
Bukankah kamu sudah bahagia dan berhasil pergi merangkai kisah yang baru? Lalu apa lagi yang kuharapkan sekarang??
Aku seharusnya tidak seperti ini. :'( terlalu mengasihani diri sendiri.
Andai saja bukan logika yang kamu pakai untuk akhiri ini, tapi perasaan yang kamu pakai dan kamu pasti akan paham itu.
Aku mencoba berlari dengan sekuat tenaga dari rasa ini. Tapi, lihatlah.. aku kembali duduk dan menangis dikala aku mengingat kamu.
Aku mohon kepada TUHAN, agar jauhkan rasa ini jika kamu bukan untukku.
Aku mohon kepada TUHAN, agar jauhkan rasa ini jika hanya keinginan daging yang memelukku.
Aku mohon kepada TUHAN, agar satukan aku dengan kamu dengan waktu dan cara TUHAN jika memang kita ditakdirkan untuk bersama.
Mengertilah, sampai detik ini aku masih memiliki rasa untukmu, meskipun hanya aku yang tahu.
Aku hanya bisa berdiam diri dan berdoa. Karena bertindak dan berkata-kata, aku sudah menyerah untuk melakukannya.. --01juli