Rabu, 30 Maret 2016

Akhiri tentang 'KITA'

Entah harus ku mulai dari mana!! -___-“
Aku sadar bahwa tak selamanya yang aku mau, harus aku dapatkan. Justru, aku harus belajar bersyukur dengan apa yang aku miliki skarang. Aku harus belajar menerima kenyataan bahwa melupakan kamu adalah pilihan yang tepat.
Aku selalu berusaha meyakinkan diriku bahwa semua akan baik-baik saja, walau sebenarnya hati ini benar-benar tak mampu untuk melakukannya. Sejujurnya aku terlalu tersiksa dengan rasa ini, pedih…. Dan itu bukan karna kamu, tapi karna aku sendiri yang belum sadar akan keberadaanku dihatimu.
Bukankah Tuhan akan mempertemukan kita kalau Tuhan mau?? Lalu apa lagi yang sedang kupaksakan sekarang??? Aku sedang memaksa diriku untuk terus bangkit dan berjalan terus, walau jatuh dan jatuh lagi. Sakit rasanya, tak mampu aku bangkit. TAPI HARUS!!! Aku sedang memaksa diriku untuk tetap tersenyum dan menganggap semua baik-baik saja, walau di dalam dada, rasanya sesak sekali. Bahkan air mata ini sesekali menetes saat aku mengingat kamu. Sungguh aku lelah menangis setiap aku mengingat kamu, sunggu aku lelah saat menangis setiap malam jika aku merindukanmu.
Kadang-kadang, kupandang wajahku di depan cermin dan berkata dalam hati “Jangan nangis syaneth! Dia sudah bahagia dengan pilihannya. Apalagi yang kamu harapkan? CUKUP!!”. Bukannkah yang kulakukan adalah sebuah hal bodoh? Mungkin kamu pun menertawai kebodohanku ini.
Aku tak pernah main-main saat jatuh cinta dengan orang lain. Karna bagiku, cinta itu anugrah.. Pernahkah Yesus menganggap kematiaan-Nya diatas kayu salib sebagai hal biasa saja, yang bisa dianggap sebagai lelucon? TIDAK!! Kematian-Nya di kayu salib adalah Pengorbanan yang sangat Mahal. Itu semua karna cinta-Nya yang besar bagi umat manusia yang penuh dosa. Yesus melakukan itu semua karna atas dasar yang kuat CINTA!!!
Aku sayang kamu, tapi aku harus bisa melupakan semua tentang kita. Karna kita pun berbeda visi&misi. Maukah kamu bersamaku ke daerah pedalaman? Mungkin kamu harus berpikir keras dengan hal ini.
Maafkan aku yang blum bisa jadi kekasih yang baik bagimu.
Maafkan aku yang chuek sama kamu.
Maafkan aku yang kadang-kadang seperti anak kecil.
Maafkan aku yang blum bisa membagi waktu denganmu dengan adil.
Maafkan aku!!!

Janjiku, tidak akan menganggumu lagi. Janjiku, tidak menunggumu lagi. Janjiku tidak berharap padamu lagi. :’) Maafkan aku yah “Anak Kecil” :”D

Rabu, 09 Maret 2016

#SAHABAT

SAHABAT!!
Tak ada lagi kabar darimu.
Uh! Sungguh, rasanya sepi sekali..
Mungkinkah kamu lupa denganku?
Ataukah kamu yang terlalu sibuk?
Atau mungkin, kamu sudah menemukan teman terbaikmu sekarang?
AHSUDAHLAH!! Mungkin juga ini hanya perasaan bodoh yang singgah sebentar didalam pikiranku.
Tapi.....
Aku merasa kamu melupakanku.
Sahabat?
Jika kamu punya waktu, angkat telpon dariku ya..
Sahabat?
Jika kamu punya waktu, balas sms dariku ya..
Sahabat?
Jika kamu punya waktu, bertemu denganku ya..
Sahabat?
Jika kamu punya waktu, hubungi aku ya! mungkin lewat telpon atau sms.
Tapi......
Jika kamu masih sibuk dengan urusanmu, tak apa-apa.. aku tetap menunggu kamu sampai kamu benar-benat tidak sibuk lagi.
Maafkan aku ya.. aku belum bisa jadi sahabat terbaik untukmu sampai detik ini!
Maafkan aku ya.. aku belum bisa jadi pendengar yang baik saat kamu butuh!
Aku bukan orang yang sibuk dan susah dicari kok, aku tetap ada untukmu saat kamu lelah mencari teman terbaik yang lain.
Sahabat, aku rindu "KITA", apakah kamu juga merindukanku?
Apa kabarmu sahabat? Aku harap, kamu baik-baik saja.
Jangan lupakan aku ya... :')