Berapa kali kamu dikecewakan oleh putaran waktu ?
Sesering apa kamu mengerti betul tentang beratnya melepaskan diri ?
Tentang perjuangan merelakan ?
Pernah pastinya.
Memiliki yang justru akhirnya berusaha melepaskan diri,
berharap pada yang mengharapkan orang lain,
memberi bahagia pada yang telah membuatmu berairmata,
dijadikan yang terakhir oleh yang selalu kau prioritaskan bahagianya,
menjadi kuat di saat dunia menolak,
disodori segitiga yang membentukmu, dia, dan yang dicintainya..
Sakitkan ...??
Tak usah dijawab, saya pernah merasakannya..
Sudah sebanyak apa perban di hatimu yang kau sembunyikan ?
Bukankah selama ini menyimpan tak akan menghasilkan apa apa selain sakit yang berlaksa laksa ?
Lalu untuk apa masih memperjuangkan yang sedikitpun tak pernah tahu keberadaanmu ?
OMONG KOSONG...!!
Memang benar kamu harus mencoba segala sesuatunya.
Tapi bukan dengan mempertaruh hatimukan ?
Selain menerima realita, mungkin kamu perlu membuka mata..
Kadang kau harus menjauh dari arena lukamu untuk tau mana yang harus diperjuangkan, dan mana yang tidak.
Kadang kamu harus mencicipi sakitnya bertubi tubi, tapi jangan lemah, jangan buat luka itu nyaman beredar,
jangan menunda agar mereka bisa menyakitimu lebih lagi.
Suatu hari kamu akan menyadari bahwa ada orang lain yang bisa membahagiakanmu.
Tanpa harus menciptakan luka di hatimu.
Suatu hari kamu akan menertawai seluruh rangkaian air mata ini.
Tenang saja segala sesuatunya akan baik saja.
Semua itu sedang dikendalikan Tuhan.
Hari hari berat, malam - malam penuh tangis, hati yang pelan pelan meretak, waktu yang semakin keras berdetak,
pasti akan mengajrimu sesuatu.
Dan kamu akan berterimakasih pada pelajaran-pelajaran masa lalu ini..
Percayalah...!!
Karena saya pernah merasakannya..
Sesering apa kamu mengerti betul tentang beratnya melepaskan diri ?
Tentang perjuangan merelakan ?
Pernah pastinya.
Memiliki yang justru akhirnya berusaha melepaskan diri,
berharap pada yang mengharapkan orang lain,
memberi bahagia pada yang telah membuatmu berairmata,
dijadikan yang terakhir oleh yang selalu kau prioritaskan bahagianya,
menjadi kuat di saat dunia menolak,
disodori segitiga yang membentukmu, dia, dan yang dicintainya..
Sakitkan ...??
Tak usah dijawab, saya pernah merasakannya..
Sudah sebanyak apa perban di hatimu yang kau sembunyikan ?
Bukankah selama ini menyimpan tak akan menghasilkan apa apa selain sakit yang berlaksa laksa ?
Lalu untuk apa masih memperjuangkan yang sedikitpun tak pernah tahu keberadaanmu ?
OMONG KOSONG...!!
Memang benar kamu harus mencoba segala sesuatunya.
Tapi bukan dengan mempertaruh hatimukan ?
Selain menerima realita, mungkin kamu perlu membuka mata..
Kadang kau harus menjauh dari arena lukamu untuk tau mana yang harus diperjuangkan, dan mana yang tidak.
Kadang kamu harus mencicipi sakitnya bertubi tubi, tapi jangan lemah, jangan buat luka itu nyaman beredar,
jangan menunda agar mereka bisa menyakitimu lebih lagi.
Suatu hari kamu akan menyadari bahwa ada orang lain yang bisa membahagiakanmu.
Tanpa harus menciptakan luka di hatimu.
Suatu hari kamu akan menertawai seluruh rangkaian air mata ini.
Tenang saja segala sesuatunya akan baik saja.
Semua itu sedang dikendalikan Tuhan.
Hari hari berat, malam - malam penuh tangis, hati yang pelan pelan meretak, waktu yang semakin keras berdetak,
pasti akan mengajrimu sesuatu.
Dan kamu akan berterimakasih pada pelajaran-pelajaran masa lalu ini..
Percayalah...!!
Karena saya pernah merasakannya..