Saat sapa dan tawa darimu tak lagi ada, rasanya hambar!
Tapi saat kita sudah kembali saling menyapa, kamu seakan tak mengenalku..
Bukankah kita pernah bersama? Lalu mengapa kamu memilih untuk menjaga jarak dariku?
Bukankah kita pernah bersama? Lalu mengapa kamu memilih menghindar dariku?
Bukankah kamu pernah berjanji untuk menjadi temanku? LALU MENGAPA KAMU SENDIRI YANG MENGINGKARI???
Ahh!! keterlaluan rasanya... Apakah aku hanya pengganggumu?? Kalau begitu, bolehkah kamu mengatakannya, agar aku menjadi orang yang tahu diri!!!
Tolong, jangan diamkan aku.
Tolong, jangan jauhi aku.
Tolong, jangan buat aku menangis lagi dan lagi.
Tolong, jangan membuatku merasa kecewa dengan sikapmu terus menerus.
Tolong, jangan buat aku menjadi orang yang terasing dalam hidupmu.
TOLONG JANGAN LAKUKAN ITU!!!
Apa yang harus aku lakukan dengan perasaan ini? Tolong katakan.
Jangan tertawai aku disaat aku butuh kamu. :')
Apa kamu hanya menjadi lelaki yang baik disaat kita masih bersama saja waktu itu, lalu mulai berubah menjadi lelaki yang dingin dan chuek disaat kita tak bersama lagi? Bukankah itu bodoh???
Siapa pecundang malang itu?? Aku? atau Kamu?? :"(
Aku sakitt.. Aku kecewa.. Aku marah.. Aku terluka.. dan itu rasanya perih! Bahkan teramat perih.
Kamu tahu, terlalu dalam kau tancapkan pisau itu disudut hatiku, perlahan merobek dan semakin pedihh!! Kau mulai membalutnya dengan perban yang bermandikan cuka. OH.. PERIH!! SAKIT!! Rasanya ingin menyerah sampi disini saja, tapi tak bisa. :")
Aku rindu "KITA" !! :") *vldo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar